Kripto Hari Ini, Polkadot Dogecoin hingga Ethereum dan Bitcoin Turun

  • Share
kripto-hari-ini-polkadot-dogecoin-hingga-ethereum-dan-bitcoin-turun-btc
Kripto Hari Ini, Ilustrasi. (iStockphoto).

Jakarta, Beritaduasatu.com — Mayoritas mata uang kripto teratas mengalami penurunan seperti Polkadot Dogecoin hingga Ethereum dan Bitcoin (BTC) dalam 24 jam terakhir. Padahal sebelumnya mayoritas kripto justru menguat.

Mengutip coinmarketcap.com pada Kamis (2/12) pagi, Polkadot (DOT) memimpin penurunan hingga 5,18 persen dan turun 7,07 dalam sepekan. Sehingga kini, satu keping Polkadot dihargai sebesar US$36,33 per keping.

Dogecoin (DOGE) juga turun 4,39 persen dalam sepekan dan 4,17 dalam sehari. Sehingga kini, satu keping Dogecoin dihargai sebesar US$0,20 per keping.

Kemudian, Ethereum (ETH) juga turun sebesar 2,86 persen, namun masih menguat 5,53 dalam sepekan. Sehingga kini, satu keping Ethereum dihargai sebesar US$4.573 per keping.

BACA JUGA : Nama yang Diduga Pencipta Kripto Bitcoin ‘Satoshi Nakamoto’

Binance (BNB) dan Bitcoin (BTC) juga mengalami nasib yang serupa. Mata uang kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar dunia mencatatkan penurunan sebesar 0,16 persen dan kini satu keping nya dihargai sebesar US$57.062 per keping.

Ripple (XRP) melanjutkan penurunan sebesar 2,39 persen dan turun 6,33 persen sepanjang pekan. Kini satu kepingnya dihargai sebesar US$0,98.

Selanjutnya, Cardano (ADA) turun 0,97 persen dan 7,73 persen dalam sepekan. Satu koin Cardano dihargai US$1,55 per keping.

Sementara, Binance memerah dengan penurunan sebesar 0,40 persen, namun masih menghijau 4,06 persen dalam sepekan. Satu keping Binance dihargai sebesar US$624.

Solana (SOL) jadi mata yang membukukan kenaikan tertinggi hingga 11,41 persen dalam sehari dan 11,16 persen dalam sepekan. Satu keping Solana dihargai US$233,98.

USD Coin (USDC) dan Tether (USDT) mengikuti jejak Solana. Keduanya naik masing-masing sebesar 0,12 persen dan 0,06 persen. Kini satu keping USD Coin dan Tether dihargai dengan harga serupa yakni US$1 per keping.

Sebagai informasi, aset kripto masih dilarang sebagai alat pembayaran di Indonesia.

Saat ini, aset kripto diregulasi oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kementerian Perdagangan. Kripto diatur dalam Peraturan Bappebti Nomor 2 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Pasar Fisik Komoditi di Bursa Berjangka.

Namun, kripto sebagai komoditas bursa berjangka dapat digunakan sebagai investasi maupun komoditas yang diperjualbelikan oleh para pelaku pasar.

BACA JUGA : Hancurkan Bitcoin, China Benar-benar Melakukannya

sumber : cnnindonesia

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *